BKKBN Provinsi Banten Resmi Buka Layanan KB dalam Bakti Kesehatan TNI AL

BKKBN Provinsi Banten Resmi Buka Layanan KB dalam Bakti Kesehatan TNI AL

BKKBN Provinsi Banten Buka Layanan KB dalam Bakti Kesehatan TNI AL-Media Center BKKBN--

TANGERANG, DISWAY.ID - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten ikut serta dalam kegiatan Bakti kesehatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL dalam rangka kunjungan kerja lapangan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono di Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Kamis, 24 November 2022.

Kegiatan Bakti Kesehatan yang mengusung tema Melalui Kepedulian Terhadap Kesehatan TNI AL Bersama Rakyat Siap Membangun Kejayaan Maritim Indonesia Untuk Indonesia Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat ini berkolaborasi dengan lintas sektor untuk memberikan layanan pengobatan gratis, khitanan massal, pembagian sembako, pembagian telur kepada keluarga berisiko stunting di Kecamatan Bojong Manik.

Kegiatan diawali kunjungan kerja Kasal Laksamana TNI Yudo Margono ke lokasi peletakan batu pertama dan meninjau langsung renovasi gedung sekolah Madrasah Ibtidaiyah Al Fatwa di Lebak Banten. Pada kesempatan tersebut, Laksamana Yudo juga berkesempatan berinteraksi dengan para siswa dan guru-guru  serta memberikan peralatan sekolah yang disambut sangat antusias oleh para siswa. 

BACA JUGA:Bahaya, Ini 5 Cara Menghindari Kecanduan dalam Media Sosial

Rangkaian kegiatan Kasal di Banten dilanjutkan dengan penanaman Sorgum bersama dengan PJ. Gubernur Banten, tokoh masyarakat Jayabaya dan Forkopimda lainnya sebagai upaya ketahanan pangan wilayah. Dampak pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut hingga issue konflik menyebabkan krisis energi hingga berdampak menjadi resesi ekonomi dan berbagai penurunan produksi berbagai komoditas. 

"Pemerintah kita sangat memahami hal ini sehingga menetapkan kebijakan untuk memperkuat ketahanan pangan. Salah satu implementasi konkritnya adalah menggalakan program pengembangan dan hilirisasi budidaya sorgum sebagai pengganti gandum. Kebijakan ini diambil untuk mengurangi import gandum nasional dan mendorong produksi bahan pangan domestik," kata Yudo.

BKKBN Banten yang ikut berkontribusi dalam kegiatan tersebut ikut memberikan pelayanan konsultasi dan konseling keluarga terkait progam Bangga Kencana, Gelar Dagang UPPKA dari Kampung KB Parakan Beusi, Kecamatan Bojong Manik serta pelayanan KB yang terintegrasi dengan Pangkalan AL Banten.

Selain itu, BKKBN Banten juga menggelar promosi Dapur Sehat Atasi Stunting, dimana pada kesempatan tersebut KASAL Laksamana TNI Yudo Margono dan Pj Gubernur Banten, Al Muktabar memberikan apresiasi Dapur DASHAT tersebut.

BACA JUGA:Hendra Kurniawan Akui Sudah Periksa Aparat di Wilkum Polda Kaltim Terkait Tambang Ilegal, Komjen Agus: Kenapa Dilepas Kalau Memang Benar?

Dalam kesempatan tersebut Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten dr Nurizky Permanajati, M.H mengatakan BKKBN hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Diantaranya yaitu usaha peningkatan pendapatan keluarga akseptor.

"Ini bagian dari pemberdayaan keluarga untuk mendapatkan tambahan pendapatan keluarga," kata Nurizky.

Tak hanya itu saja, pihaknya juga membuat Dashat yang merupakan terobosan BKKBN untuk menekan angka stunting sebagai amanat dari Perpres Nomor 72 Tahun 2021 dimana BKKBN ditunjuk sebagai ketua pelaksana program percepatan penurunan stunting. 

"Kita berkontribusi kepada anak-anak dan keluarga beresiko stunting melalui program dashat ini," jelasnya.

BACA JUGA:Heboh Dugaan Pengeroyokan Pria di Kafe Jaksel, Polisi: Sudah Dilakukan Tindakan Awal

Sumber: