Mengenal Masjid Agung Al Mujahidin Pamulang, Arsitektur Bergaya Timur Tengah Dikemas Secara Modern

Mengenal Masjid Agung Al Mujahidin Pamulang, Arsitektur Bergaya Timur Tengah Dikemas Secara Modern

Mengenal Masjid Agung Al Mujahidin Pamulang, Arsitektur Bergaya Timur Tengah Dikemas Secara Modern-disway.id-

" Program Ramadhan dari masjid kami secara garis besar ada dua, ada program yang harian ada program yang utama. Program harian yang utama ya pada umumnya shalat tarawih, terus buka puasa bersama. Terus juga dari kita tadarus itu kita dari bada Dzuhur, jadi sehabis tarawih itu kita ada tadarus tapi kita pindahin ke bada Dzuhur, juga setiap bada Ashar itu tadi kita ada satu hari satu hadist, itu yang harian," ucapnya.

" Kalo utamanya salah satunya pesantren kilat, terus Nuzulul Qur'an, terus berbuka bareng di alun-alun." Lanjutnya.

BACA JUGA:New Generation! Fasilitas Mewah Kereta Gaya Baru Malam, Kelas Ekonomi Rasa Eksekutif

BACA JUGA:BKT Tempat Favorit Ngabuburit Warga Sambil Menunggu Berbuka Puasa

Tampak ada yang unik dari pemandangan di dalam masjid Al-Mujahidin Pamulang ini.

Masjid Raya Pamulang ini terdiri dari dua lantai,dimana lantai satu di pergunakan untuk kegiatan i'tikaf para jama'ah masjid dengan memasang tenda-tenda besar di lantai satu.

Smentara di lantai dua dipergunakan untuk kegiatan ibadah sholat.

" Tenda besar ini ada tiga, di pasang di lantai satu untuk mengakomodir keinginan jama'ah untuk ber i'tikaf sambil bertadarus al-qur'an " ujar Bily.

Bily juga mengatakan bahwa Masjid Agung Al-Mujahidin juga rutin menyiapkan buka puasa bersama untuk para pengunjung.

" Karena masjid ini masih bisa dibilang di pinggir jalan jadi banyak orang berkunjung, jadi kita menyiapkan bukaan, umumnya kurma dan juga teh gitu. Tapi kita buka donasi untuk warga atau kita ngajuin surat untuk mereka yang mau melakukan donasi, jadi kadang-kadang aja ada yang ngasih gorengan. Nanti setelah shalat Maghrib, kita membagikan nasi kotak sesuai yang dape perhari itu," jelas Bily.

BACA JUGA:Ide Ngabuburit Jelang Buka Puasa, Setu Babakan Bisa Jadi Pilihan

BACA JUGA:Masjid Ramlie Musofa, Taj Mahalnya Indonesia Sediakan 100 Takjil Gratis Selama Bulan Ramadan

Menurut Bily, Ramadhan tahun ini jauh lebih meriah dari tahun sebelumnya.

Menurutnya, perbandingan terbesar terletak pada keramaian di alun-alun sekitar Masjid.

" Alun-alun itu kan kalo yang saya liat itu baru rame banget itu tahun 2023. Setiap bulan Ramadhan itu rame banget kegiatannya, jadi tiap malem itu ada kegiatannya. Jadi dengan adanya alun-alun itu mereka itu ngumpul di alun-alun, terus menjelang buka mereka kemari. Jadi itu cukup signifikan untuk dari masjidnya, baik itu dari sudut penerimaan maupun sisi takjilnya,"  jelas Bily menutup percakapan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: