Donald Trump Dilantik Jadi Presiden Amerika Serikat, Kemenperin: Indonesia Berpeluang Jadi Tujuan Relokasi Pabrik Asal Tiongkok

Menyusul terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza meminta para pengelola kawasan industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam agar bersiap rebut peluang apabila terjadi relokasi-Wamenperin-
JAKARTA, DISWAY.ID - Menyusul terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza meminta para pengelola kawasan industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam agar bersiap rebut peluang apabila terjadi relokasi pabrik dari RRT ke Indonesia.
Menurutnya, hal ini disebabkan karena Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi tujuan relokasi di saat Presiden Trump berencana menetapkan hambatan tarif (barrier tariffs) impor baru untuk seluruh produk yang berasal dari Negeri Tirai Bambu.
"Hal ini ditangkap oleh para pelaku usaha di RRT sebagai sebuah hambatan untuk melakukan ekspor langsung dari RRT ke AS," ujar Wamenperin Faisol dalam keterangan resmi yang diterima oleh Disway pada Senin 20 Januari 2025.
BACA JUGA:Bea Cukai Bekuk 2 Penumpang Rute KUL-CGK Bawa Sabu di Bandara Soetta, Begini Modusnya
BACA JUGA:Sah! Wamenaker Batalkan PHK 308 Karyawan Softex
"Mereka melihat kemungkinan berusaha dengan mencari lokasi-lokasi baru terutama di kawasan ASEAN, dan merelokasi pabriknya agar bisa langsung melakukan ekspor dari negara-negara produksi," lanjutnya.
Menurut Wamenperin Faisol, Indonesia dipandang sebagai negara yang memiliki stabilitas ekonomi, serta strategis lokasinya sebagai tujuan investasi atau relokasi pabrik.
Apalagi, berbagai kawasan industri yang berada di KEK Batam cukup siap apabila tren relokasi itu nantinya terjadi.
BACA JUGA:Carlo Ancelotti Putuskan Meninggalkan Real Madrid, Los Blancos Kehilangan Arah
BACA JUGA:Update Prakiraan Cuaca di Jakarta Hari ini 21 Januari 2025, Turun Hujan Ringan
"Ada beberapa sektor yang memiliki niat untuk relokasi. Oleh karena itu, persiapan dari masing-masing kawasan industri menjadi sangat penting. Selain elektronik, ada juga tekstil, alas kaki, dan otomotif yang rupanya melihat bahwa semakin sulit peluang untuk ekspor dari RRT langsung ke AS," tutur Faisol.
Selain itu, Faisol juga menambahkan bahwa segala upaya relokasi ini dan kesiapan industri di KEK Batam ini dilakukan dalam rangka memperkuat Indonesia sebagai negara yang bisa memproduksi barang-barang manufaktur.
"Yang bisa membuat kita bangga dengan tulisan Made in Indonesia di setiap produk," tutup Faisol.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: