ADAKSI Berharap Februari Tukin Dosen Sudah Cair

ADAKSI Berharap Februari Tukin Dosen Sudah Cair

ADAKSI Berharap Februari Tukin Dosen Sudah Cair-disway.id/Annisa Amalia Zahro-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Aliansi Dosen ASN Kemendiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) terus mengharapkan tunjangan kinerja (tukin) dosen segera dicairkan.

"Kami berharap di bulan Februari sudah dicairkan oleh pemerintah," ungkap Koordinator ADAKSI Anggun Gunawan kepada Disway, 28 Januari 2025.

Sebelumnya, diketahui Kementerian Keuangan menyetujui tambahan anggaran khusus untuk tukin dosen sebesar Rp2,5 triliun.

BACA JUGA:Kritik Wacana Donald Trump Relokasi 2 Juta Warga Palestina ke Indonesia, Pengamat: Bertentangan dengan Konstitusi

BACA JUGA:Polresta Bandara Soetta Kerahkan 100 Personel, Siagakan Pengamanan Libur Panjang Akhir Januari 2025

Di mana, pihak Kemendiktisaintek mengajukan tiga skema pembayaran tukin dosen dengan anggaran masing-masing Rp2,8 triliun, Rp3,6 triliun, dan Rp8,2 triliun.

Di sisi lain, Anggun menilai anggaran yang diperlukan untuk tujin dosen ini hanya sebagian kecil dari total anggaran yang diterima Kemendiktisaintek tahun 2025 ini.

"Sebenarnya di luar dana tambahan Rp2,5 triliun itu, Kemendiktisaintek punya anggaran Rp57 triliun untuk tahun ini," ungkapnya.

"Seharusnya mereka memprioritaskan tukin dosen dulu dibanding program-program lainnya. (Padahal), yang dibutuhkan untuk anggaran tukin itu cuma Rp8 triliun," tuturnya.

Anggun menegaskan perlunya perhatian serius pemerintah terhadap dosen mengingat kontrobusi besar yang diberikan.

BACA JUGA:Sekolah Tidak Finalisasi Akun SNPMB 2025, Bagaimana Nasib Siswa?

BACA JUGA:Presiden Prabowo dan PM Anwar Ibrahim Sepakati Penguatan Kerja Sama Strategis Indonesia-Malaysia

"Seharusnya pemerintah memberikan perhatian yang serius soal ini karena dosen telah berkontribusi untuk berbagai bidang di negeri ini," tandasnya.

Selain itu, perjuangan tukin bukan hanya soal kenaikan tunjangan, kata Anggun, "Tetapi juga tentang keadilan dan pengakuan terhadap kontribusi dosen."

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads