Skandal Dugaan Penggelapan Dana MBG, 2 Saksi Kunci Diperiksa Polisi
Kasus dugaan penggelapan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Yayasan Media Berkat Nusantara (MBN) terus didalami oleh pihak kepolisian. --Fajar Ilman
JAKARTA, DISWAY.ID – Kasus dugaan penggelapan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Yayasan Media Berkat Nusantara (MBN) terus didalami oleh pihak kepolisian.
Hingga kini, nilai kerugian yang diklaim mitra dapur MBG mencapai hampir Rp1 miliar.
Polres Metro Jakarta Selatan telah memeriksa dua saksi dari pihak yayasan berinisial MI dan GR pada Senin, 5 Mei 2025.
Pemeriksaan berlangsung intensif dengan total hampir 30 pertanyaan yang diajukan penyidik kepada masing-masing saksi.
BACA JUGA:Yayasan MBN Klaim Tagihan Rp400 Juta Ke Mitra Dapur MBG Kalibata Sesuai Perjanjian Operasional MBG
"Pemeriksaan dimulai dari pukul 1 siang sampai malam. Kami jawab semua pertanyaan dengan objektif dan menyertakan data lengkap," ujar Kuasa Hukum MBN, Nico Hermawan, kepada wartawan, Senin Malam 5 Mei 2025.
Nico menjelaskan bahwa fokus pemeriksaan menyangkut operasional yayasan di bawah pengawasan koordinator yang ditunjuk oleh ketua yayasan.
Ia menegaskan kliennya bersikap kooperatif dan transparan dalam menyikapi proses hukum ini.
BACA JUGA:Program MBG Rawan Dikorupsi, Prabowo Minta Jajaran BGN hingga SPPI Jangan Lengah
"Jadi pada intinya pemeriksaan pada hari ini berfokus pada bagaimana operasional dari Yayasan berjalan di bawah pengawasan oleh koordinator yang telah ditunjuk oleh Ketua Yayasan," ucapnya.
Sebelumnya, dijelaskan bahwa pada awalnya Ira selaku pengelola mitra dapur MBG kalibata telah bekerja sama dengan pihak yayasan dintunjuk sejak bulan Februari sampai Maret 2025.
Pihaknya sudah memasak kurang lebih sebanyak 65.025 porsi yang terbagi dalam dua tahap.
Namun, perselisihan ini terjadi pada Senin 24 Maret, dimana Ibu Ira mengetahui ternyata terdapat perbedaan anggaran untuk siswa-siswi PAUD, TK, RA atau SD.
Dalam kontraknya, perjanjian dengan yayasan dicantumkan harga Rp15 ribu per porsi. Namun, di tengah jalan sebagian diubah menjadi Rp13 ribu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: