Daya Beli Masyarakat Melemah, Merek Lokal Ini Malah Sukses Bersaing di Pasar Global

Daya Beli Masyarakat Melemah, Merek Lokal Ini Malah Sukses Bersaing di Pasar Global

Ditengah-tengah melemahnya daya beli masyarakat Indonesia, perusahaan riset global YouGov mencatat bahwa merek lokal seperti Garuda Indonesia, Traveloka, dan BCA mampu bersaing sejajar dengan merek global ternama-disway.id/Bianca Khairunnisa-

Daya saing produk Indonesia saat ini sendiri tengah menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita juga meyakini bahwa produk-produk manufaktur Indonesia masih lebih berdaya saing dibandingkan dengan negara-negara pesaing.

Sebagai contoh untuk produk tekstil dan alas kaki Indonesia, masih kompetitif dengan tekstil dan alas kaki asal Bangladesh.

BACA JUGA:Kadin GEO Resmi Diluncurkan di Paris, Strategi Baru Diplomasi Ekonomi Indonesia di Era Prabowo

BACA JUGA:Prabowo-Macron Bahas Kerja Sama RI–Prancis dan Solusi Dua Negara di Timur Tengah

Selain itu, produk makanan olahan Indonesia akan juga lebih bersaing dibanding produk serupa dari Thailand yang akan dikenakan tarif sebesar 36 persen oleh AS.

"Kunci kita adalah sinergi dan ketangguhan. Kita tetap buka peluang dialog dengan mitra luar negeri, tapi kita juga perkuat rumah kita sendiri," ucap Menperin Agus.

Selain itu, Menperin Agus juga turut mengimbau kepada pelaku industri nasional agar tetap semangat dan tidak kehilangan fokus.

Dirinya menekanka, bahwa Pemerintah akan terus mendampingi dan memfasilitasi kebutuhan industri agar dapat terus bersaing, bertransformasi, dan berinovasi dalam kerangka ekonomi berkelanjutan.

"Pemerintah bersama dunia usaha dan asosiasi akan terus berjalan beriringan menghadapi tantangan ini," tegasnya.

BACA JUGA:Mendagri Usul Anggaran Parpol Naik 3 Kali Lipat, Perludem Ingatkan Risiko Tanpa Akuntabilitas

BACA JUGA:KPK Dalami Dugaan Praktik Pemerasan TKA di Kemnaker, Eks Stafsus Maria Magdalena Bungkam Usai Diperiksa

Desain Kemasan jadi Faktor Penting

Di sisi lain, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Reni Yanita juga turut menambahkan bahwa fungsi kemasan suatu produk sendiri tak sekadar menjadi pemanis atau pelindung bagi sebuah produk, tetapi juga merupakan salah satu penentu daya saing atau tolak ukur penilaian terhadap karakter dan citra produk industri.

Dengan kualitas kemasan yang baik, dirinya menambahkan, maka hal tersebut akan berdampak positif untuk aktivitas promosi dan penguatan merek sehingga produk tersebut dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan mendapatkan kepercayaan konsumen.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads