Waspada ISPA saat Cuaca Panas, Ini 7 Cara Pencegahannya

Waspada ISPA saat Cuaca Panas, Ini 7 Cara Pencegahannya

Cuaca panas esktrem rupanya bisa memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Oleh karena ini ketahui cara pencegahan ISPA yang efektif saat musim panas.--Canva

JAKARTA, DISWAY.ID - Cuaca panas esktrem rupanya bisa memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Oleh karena ini ketahui cara pencegahan ISPA yang efektif saat musim panas.

Beberapa hari ini sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Jakarta dilanda cuaca panas yang suhunya mencapai 35 derajat celcius.

Cuaca panas ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia disebut-sebut memicu peningkatan kasus ISPA.

BACA JUGA:Suhu Panas Picu Peningkatan Kasus ISPA di Jakarta, Dinkes Imbau Warga Pakai Masker

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengatakan peningkatan kasus ISPA dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni polusi udara dan musim kemarau basah.

"Berdampak pada tingkat kekebalan individu dan peningkatan jumlah agen biologi sesuai musim sebagai penyebab infeksi saluran nafas di lingkungan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Ovi Norfiana kepada wartawan pada Selasa, 14 Oktober 2025.

BMK Ungkap Penyebab Cuaca Panas di Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan cuaca panas yang dirasakan akhir-akhir ini di sejumlah wilayah Indonesia dipengaruhi pergeseran semu matahari ke bagian selatan Indonesia.

Pergeseran matahari ke sisi selatan Indonesia mengakibatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah selatan mulai jarang.

BACA JUGA:Banyak Jamaah Alami ISPA, Dokter Imbau Perbanyak Cairan dan Gunakan Masker

"Saat ini kenapa terlihat sangat panas? Karena di sisi selatan, Matahari sekarang itu udah bergeser, di posisi di selatan wilayah Indonesia," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto kepada wartawan pada Senin, 13 Oktober 2025.

"Ini juga menyebabkan pertumbuhan awan hujan itu juga sudah jarang di wilayah selatan. Sehingga inilah yang terasa panas, tidak ada awan yang menutup sinar Matahari langsung," imbuhnya.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan cuaca panas ekstrem akan mereda pada akhir Oktober hingga awal November 2025.

"Cuaca panas ekstrem kemungkinan akan mulai mereda akhir Oktober hingga awal November, seiring masuknya musim hujan dan peningkatan tutupan awan," kata Dwikorita pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Apa Itu ISPA?

Infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA merupakan infeksi yang mengganggu saluran pernapasan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads