PKB Tahan Komentar, Tegaskan Hormati Proses Hukum Gubernur Riau di KPK
Wakil Ketua Umum PKB, Cucun Ahmad Syamsurizal, menegaskan bahwa partai masih menunggu keterangan resmi dari KPK sebelum mengambil langkah lebih jauh. -Disway/Fajar Ilman-
Ia menegaskan bahwa partai akan bersikap terbuka dan mendukung upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK, sambil tetap menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap kader yang terlibat.
BACA JUGA:Nikmati Hiburan Lebih Kaya Bersama AQUA TV AQT55K85FUX, Pngalaman Menonton Selevel Bioskop di Rumah
BACA JUGA:Gubernur Riau Kena OTT KPK, Ustaz Abdul Somad Doakan Abdul Wahid Sambil Kutip Sebuah Hadits
Diketahui, Tiga Penyelenggara Negara yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Riau telah tiba di Jakarta.
Berdasarkan pantauan, tiga orang itu tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada pukul 09.35 WIB.
Ketiga orang itu adalah Gubernur Riau, Abdul Wahid; Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas PUPR-PKPP, Muhammad Arif Setiawan, dan Sekretaris Dinas PUPR-PKPP, Ferry Yunanda.
"Ada sejumlah 9 orang, dari 10 orang yg ditangkap yg kemudian akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan pada Selasa, 4 November 2025.
Ia menjelaskan selain pihak-pihak yang diamankan dalam operasi senyap ini, KPK juga menyita sejumlah uang tunai.
"Selain pihak-pihak yang diamankan ada juga sejumlah uang sebagai barang bukti yg diamankan dalam kegiatan tangkap tangan ini," tutur Budi.
BACA JUGA:SELAMAT! Bonus Saldo DANA Gratis Rp333.000 Khusus Siang Ini, Cek Dompet Elektronik
BACA JUGA:Prabowo Gelontorkan Rp5 Triliun Demi KRL Jabodetabek: Kalau untuk Rakyat, Saya Setuju!
Untuk jumlah uang yang diamankan, Budi belum merincinya. Hal ini akan disampaikan pada saat konferensi pers.
Sebagai informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakulan di wilayah Riau. Salah satu yang ditangkap dalam operasi senyap ini adalah Gubernur Riau, Abdul Wahid.
Operasi senyap ini diamini oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.
"Benar," ujar Fitroh membenarkan saat dikonfirmasi wartawan pada Senin, 3 Oktober 2025.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: