IHSG Terseok-seok di Zona Merah, Pergerakan Saham Hari Ini Ada Titik Terang

IHSG Terseok-seok di Zona Merah, Pergerakan Saham Hari Ini Ada Titik Terang

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini-disway.id/Bianca Khairunnisa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Kembali melaju ke zona merah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup dengan melemah pada level 8,232.02 (-1.06 persen), pada perdagangan Kamis 30 Januari 2026 lalu.

Diketahui, pelemahan sendiri dipimpin oleh saham-saham sektor Consumer Cyclicals (-4.88 persen) dan Properties and Real Estate (-3.83 persen).

Sementara itu, dilansir dari data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, sentimen negatif masih disebabkan oleh pernyataan MSCI yang akan melakukan pemberhentian sementara terkait penyesuaian tertentu terkait efek saham Indonesia.

BACA JUGA:Dirut BEI Iman Rachman Mundur Usai IHSG Anjlok

"MSCI yang akan melakukan pemberhentian sementara terkait penyesuaian tertentu terkait efek saham Indonesia dalam indeks MSCI dan diturunkannya ranking saham indonesia oleh Goldman Sachs menjadi Underweight," ucap Direktur Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, kepada Disway secara daring pada Jumat 30 Januari 2026.

Di sisi lain, asing sendiri kedapatan membukukan net sell sebesar Rp 5.11 triliun di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: BBCA, BMRI, BUMI, ANTM, dan BBNI.

Kendati begitu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah, dengan harga emas mendekati USD5.600 per Oz.

BACA JUGA:Penutupan IHSG Anjlok 1,06%, Pengumuman MSCI Dinilai Bukan Alasan Saling Menyalahkan

"Sentimen negatif disebabkan oleh penurunan tajam saham Microsoft terjadi setelah pengumuman pendapatan sehingga membebani sentimen dan menyeret saham layanan perangkat lunak turun," jelas Priyambada.

Prediksi IHSG

Dengan kondisi terkini, PT Reliance Sekuritas Indonesia memproyeksikan bahwa IHSG pada perdagangan Jumat (30/01) akan bergerak di kisaran support pada level 8,172 dan resistance pada level 8,292, dengan kecenderungan menguat.

Pasalnya, Priyambada menambahkan, secara teknikal, intraday pada hari kemarin IHSG terkoreksi hingga pada area retracement 50 persen, namun pada akhirnya ditutup pada area retracement 38.2 persen. Ini mengartikan IHSG telah mengakhiri masa koreksi teknikalnya (bottoming).

"Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan mengalami penguatan," ucapnya.

BACA JUGA:IHSG Ambruk Usai MSCI, Pengamat Waspadai Risiko Ini

Rekomendasi Saham

Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads