APTISI–SURGE Perkuat Digitalisasi Kampus, Target APK 40 Persen 2029

Rabu 27-05-2026,14:16 WIB
APTISI–SURGE Perkuat Digitalisasi Kampus, Target APK 40 Persen 2029

APTISI resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE; IDX: WIFI) untuk mempercepat transformasi digital perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia. Kolaborasi ini ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ya-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE; IDX: WIFI) untuk mempercepat transformasi digital perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia.

Kolaborasi ini ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada perluasan konektivitas, penguatan layanan kampus digital, serta pengembangan pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI).

Kerja sama ini mencakup lebih dari 4.000 PTS yang berada di bawah naungan APTISI.

BACA JUGA:Promo Indomaret Spesial Idul Adha 27-28 Mei 2026, Diskon Sun Kara Santan Kelapa Cuma Rp4 Ribu

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas akses pendidikan tinggi, serta mendorong implementasi pembelajaran jarak jauh dan blended learning secara lebih merata.

Penandatanganan MoU berlangsung di Jakarta dan dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi menjadi fondasi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan nasional berbasis teknologi.

Ketua Umum APTISI, Muhammad Budi Djatmiko, menilai transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.

Menurutnya, PTS memegang peran strategis dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi nasional.

BACA JUGA:Dari Kesetaraan Menuju Dampak, Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan

“Tanpa penguatan PTS, sulit mencapai target APK nasional. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret untuk memperluas akses dan menekan kesenjangan digital,” ujar Djamitko, di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Selain itu, sinergi ini juga didukung kolaborasi dengan jaringan distribusi nasional dan diperkuat oleh pandangan Hashim S. Djojohadikusumo yang menekankan pentingnya akses internet cepat sebagai syarat keadilan pendidikan.

Melalui infrastruktur SURGE, termasuk teknologi fixed broadband dan fiber optic, program ini akan menghadirkan akses internet yang lebih merata hingga ke daerah.

Platform digital berbasis AI juga akan dikembangkan untuk mendukung pembelajaran, riset, hingga tata kelola kampus berbasis data.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: