LIB Sebut Polres Malang Minta Jadwal Diubah, Broadcaster Takut Kehilangan Sponsor

LIB Sebut Polres Malang Minta Jadwal Diubah, Broadcaster Takut Kehilangan Sponsor

Komisioner Komnas HAM saat Memberikan Keterangan Pers, Rabu 2 November 2022-Rafi Adhi Pratama-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Terungkap, dikarenakan pihak sponsor dari pihak broadcaster Liga 1, yaitu Indosiar kesulitan jika Arema FC vs Persebaya harus digelar sore hari, ini membuat PT Liga Indonesia Baru (LIB) harus merubah jadwal pertandingan.

Hal ini diungkapkan oleh Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Beka Ulung Hapsara bahwa pihaknya mendapatkan informasi soal perubahan jadwal pertandingan tersebut.

BACA JUGA:Kejagung Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Impor Garam, 2 Mantan Pejabat Kemenperin Terseret

BACA JUGA:Dibanderol Rp 66 Juta, Yamaha XMAX Connected Resmi Meluncur di IMOS 2022, Apa Keunggulannya?

Beka Ulung mengatakan, Indosiar menyebut hal tersebut sulit untuk dilakukan lantaran laga super bigmatch tidak tayang saat jam utama atau prime time.

"PT LIB berkomunikasi dengan pihak Indosiar melalui whatsapp terkait surat pengubahan dari Polres Malang. Pada komunikasi tersebut pihak Indosiar merespon bahwa perubahan jadwal membuat pihak broadcaster kesulitan," ujar Beka Ulung kepada awak media, Rabu 2 November 2022.

BACA JUGA:Ini 20 Rekomendasi Komnas HAM Atas Tragedi Maut Kanjuruhan

BACA JUGA:Konser Dewa 19 Diundur Tahun Depan, Ahmad Dhani Angkat Bicara

"Para sponsor mengeluh karena laga super bigmatch tidak lagi tayang di primetime dan berpotensi kehilangan sponsor," tambahnya.

Sebelumnya diketahui, Komnas HAM menyebut Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) melanggar regulasinya dan regulasi FIFA.

BACA JUGA:Belum Kantongi Izin Kepolisian, Konser Dewa 19 di JIS Diundur Tahun Depan

BACA JUGA:Anak Jokowi Tolak Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas: ‘Transportasi Umum Lebih Bermanfaat’

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan pelanggaran itu merujuk pada Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang diinisiasi PSSI dengan Polri dibuat pada Juli 2021. 

"PKS sendiri diinisiasi oleh PSSI sendiri, sehingga PSSI melanggar aturannya sendiri," kata Anam saat konferensi pers di kantornya, Rabu 2 November 2022.

Sumber: