Sempat Tertutup Akibat Gempa, Ruas Jalan Cianjur - Cipanas Dibuka Kembali

Sempat Tertutup Akibat Gempa, Ruas Jalan Cianjur - Cipanas Dibuka Kembali

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kiri depan, rompi biru kuning) meninjau lokasi longsor akibat gempa di Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Senin 21 November 2022 malam.-Kementrian PUPR-

CIANJUR, DISWAY.ID- Ruas jalan Cianjur-Cipanas kembali dibuka, pasca tertutup longsor akibat  gempa di Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Senin 21 November 2022. 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengecek langsung kondisi ruas jalan Cianjur-Cipanas yang sempat tertutup akibat gempa.

Basuki meninjau lokasi longsor imbas gempa di Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat kemarin malam.

BACA JUGA:90 Persen Korban Reruntuhan Gempa Cianjur Berhasil Diidentifikasi

BACA JUGA:Detik-detik Menegangkan Evakuasi Ibu Hamil 9 Bulan Tertimpa Reruntuhan Gempa di Cianjur

Basuki beserta rombongan tiba di lokasi pukul 21.45 WIB. Sementara, gempa susulan masih terjadi pada pukul 21.30 WIB.

Basuki mengatakan, fokus penanganan dilakukan dengan excavator dan dump truck yang sudah berada di lapangan untuk terus membersihkan pohon dan tanah longsoran yang menutup jalan pada ruas Cipanas – Cianjur.

“Hingga pukul 01.45 WIB, Selasa 22 November 2022, total alat berat bekerja dari 2 sisi yang berbeda (sisi Cianjur di bagian Selatan dan sisi Cipanas di bagian Utara) adalah 6 unit excavator dan 6 unit dump trucks,” kata Basuki dalam keterangan tertulis, Selasa 22 November 2022. 

Sementara itu, juru bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja mengatakan, ruas yang tertutup longsoran berhasil ditembus pagi ini.

BACA JUGA:Rancang Gedung Negara di IKN, Kementrian PUPR Buka Sayembara Berhadiah Rp 3,4 Miliar

“Ruas yang tertutup longsoran tanah dari tebing sepanjang 140 meter di 2 titik sudah bisa kita tembus pagi ini jam 08.00 WIB. Sekarang fokus kita pada pembersihan ruas jalan agar bisa dilalui dari 2 arah, serta evakuasi jenazah yang ditemukan tertimbun longsoran,” jelasnya.

“Kita harapkan mobilisasi bantuan obat-obatan, tenaga medis, bahan pangan (makanan/minuman) dan sandang (baju/selimut/sarung dll) dapat menjadi lebih lancar,” tambahnya.

Kementerian PUPR juga telah mengerahkan 6 hidran umum, 4 mobil tangki air dan 6 toilet portable yang juga sudah difungsikan di tenda-tenda pengungsian darurat, terutama di sekitar Pendopo Bupati dan RSUD Cianjur.

Sumber: