Sungai Leprak dan Sungai Regoyo Dialiri Pasir Panas Gunung Semeru

Sungai Leprak dan Sungai Regoyo Dialiri Pasir Panas Gunung Semeru

Sungai Leprak dan Sungai Regoyo Dialiri Pasir Panas Gunung Semeru-tangkapan layar PVMBG-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Sebuah fenomena mengejutkan warga Jawa Timur, dikarenakan sungai yang biasanya dialiri oleh air kini dialiri oleh pasir panas yang hampir meluber ke area pemukiman warga sekitaran Gunung Semeru

Sungai Leprak dan Sungai Regoyo yang berhulu dari Puncak Gunung Semeru, tampak berbeda dari biasanya. 

BACA JUGA:Jangan Terkecoh, Menko PMK Muhadjir Tegaskan 26 Desember Bukan Cuti Bersama, Nggak jadi Libur?

BACA JUGA:Bawaslu Catat 5 Provinsi Miliki Tingkat Kerawanan Pemilu, DKI Jakarta Paling Tinggi

Sungai yang identik dengan aliran air yang mengalir dari hulu dengan volume yang besar, kini berubah menjadi sebuah aliran pasir tanpa adanya air sedikitpun yang mengalirinya. 

Hal tersebut terjadi, usai hujan lebat di wilayah puncak Gunung Semeru yang menyebabkan banjir lahar

Fenomena pasir mengalir ini terjadi karena tumpukan material yang ada di lereng Gunung Semeru. Hujan yang turun dengan intensitas besar menyebabkan hilangnya friksi batuan, sehingga ketika terkena air material pasir tersebut longsor ke daerah aliran sungai yang lebih rendah. 

BACA JUGA:Daftar Ruas Jalan dan Jenis Angkutan Barang yang Dibatasi selama Libur Nataru

BACA JUGA:Cara Membuat Bagea, Kue Kering Natal Khas Indonesia Timur yang Renyah dan Gurih, Auto Ketagihan!

Banjir lahar Gunung Semeru Lumajang, Jawa Timur ini terjadi pada Kamis, 15 Desember 2022 siang hari, hal tersebut berhasil mengejutkan warga dan membuat mereka takut akan adanya erupsi selanjutnya. 

Meski tidak terdapat dampak secara langsung terhadap warga disekitarnya, namun pihak berwajib tetap menghimbau warga yang berada didekat aliran sungai tersebut untuk tetap berhati-hati lantaran fenomena pasir mengalir dapat menimbulkan efek seperti pasir hisap jika alirannya tebal. 

BACA JUGA:Melalui Bulog, Mendag Zulhas Jaga Stok dan Stabilitas Harga Beras Nasional

BACA JUGA:Dewan Pendidikan Kota Tangerang Selatan Resmi Dilantik, Berikut Ini Tugas Pokoknya

Sementara, banjir lahar akibat Gunung Semeru ini terekam aktivitasnya oleh Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, dengan amplitudo maksimal hingga 35 milimeter. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: