Anggaran Tukin Dosen Rp 2.5 T Disetujui, Kemendiktisaintek: Pancairan Tunggu Kepres

Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek Togar M Simatupang: Kemenkeu telah menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp2.5 triliun untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).-Annisa Zahro-
JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp2.5 triliun untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Tambahan anggaran ini khusus digunakan untuk pencairan tunjangan kinerja (tukin) dosen ASN yang sejak 2020 lalu memperjuangkan haknya tersebut.
"Pada Rapat Kerja Komisi X DPR dengan Kemdiktisaintek tanggal 23 Januari 2025, Ketua Badan Anggaran DPR RI Bapak Said Abdullah menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan telah menyetujui anggaraan Rp2,5 Tiliun untuk pemberian Tukin pegawai ASN di lingkungan Kemdiktisaintek," terang Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek Togar M Simatupang dalam keterangan yang diterima Disway.id, dikutip 30 Januari 2025.
BACA JUGA:Astra Tol Tangerang-Merak Catat Ribuan Kendaran Melintas di Libur Panjang Akhir Januari 2025
BACA JUGA:TERBARU! Kode Redeem FC Mobile EA Sports Hari ini 31 Januari 2025, Dapatkan Player Bintang
Lebih lanjut, pihaknya saat ini tengah menyelesaikan rancangan peraturan presiden.
"Setelah mendapatkan persetujuan tambahan anggaran, proses yang saat ini berlangsung adalah bahwa RPerpres tersebut telah selesai diharmonisasi dan akan diajukan KemenpanRB ke Presiden untuk ditandatangani," lanjutnya.
Setelah dikeluarkannya perpres itulah tukin dosen dapat dicairkan.
BACA JUGA:Pemain Keturunan Indonesia Radja Nainggolan Ngaku Tobat Usai Dipenjara 2 Hari
Namun demikian, pihaknya tidak bisa memberikan kepastian kapan perpres mengenai tukin dosen ASN akan ditandatangani oleh Presiden Prabowo.
"Tidak bisa memberikan target (kapan perpres disahkan dan tukin dicairkan), karena berproses dan K/L terkait mempunyai prosedur sendiri, kita tunggu saja," tutur Togar kepada Disway.id, ditulis 31 Januari 2025.
Togar menegaskan bahwa setiap proses ini perlu dilalui dengan prinsip kehati-hatian atau pruden.
BACA JUGA:Aksi Curanmor Diwarnai Baku Tembak hingga Penodongan Senpi ke Warga, Pelaku Dibekuk!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: