Bangun Rumah Singgah Demi Sembuhkan Pasien Anak Penyakit Kronis Lewat #Bear4Love

Bangun Rumah Singgah Demi Sembuhkan Pasien Anak Penyakit Kronis Lewat #Bear4Love

Lahir dari kolaborasi antara Museum of Toys (MoT) dan Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC), #Bear4Love resmi diluncurkan di gelaran Art Jakarta Gardens 2025.--Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID – Di tengah hiruk pikuk ibu kota dan gegap gempita dunia seni, hadir secercah harapan dari sebuah karakter mungil berbentuk beruang: #Bear4Love.

Karakter ini bukan sekadar boneka koleksi. Ia membawa pesan cinta, harapan, dan perjuangan—terutama bagi anak-anak Indonesia yang tengah bertarung melawan penyakit kronis.

Lahir dari kolaborasi antara Museum of Toys (MoT) dan Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC), #Bear4Love resmi diluncurkan di gelaran Art Jakarta Gardens 2025.

BACA JUGA:Penderita Penyakit Ginjal Kronis Rentan Kena Komplikasi Anemia, Ahli Beri Solusi Terapi Inovatif

Misi besarnya tak main-main: menggalang dana untuk membangun rumah singgah keempat RMHC di Kemanggisan, Jakarta Barat.

Rumah singgah ini akan memiliki 66 kamar dan diperuntukkan bagi anak-anak penderita penyakit kronis serta keluarganya yang sedang menjalani pengobatan di RSJPD Harapan Kita, RSAB Harapan Kita, dan RS Kanker Dharmais.

Lebih dari sekadar tempat bermalam, rumah ini adalah ruang harapan—tempat di mana pelukan keluarga menjadi bagian penting dari proses penyembuhan.

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Ungkap Peningkatan Pasien Gagal Ginjal Kronis, Ini Pemicunya

Kolaborasi ini bermula dari pertemuan antara Win Satrya, pendiri Museum of Toys, dan RMHC pada Art Jakarta 2024.

Tersentuh oleh pengalaman pribadi keluarganya, Win percaya bahwa kehadiran keluarga adalah kunci dalam proses kesembuhan anak-anak.

Dari keyakinan itu, lahirlah karakter #Bear4Love, simbol kasih yang kini menjadi penggerak sebuah gerakan sosial.

BACA JUGA:Sinkronisasi Program Kerja SMK Binaan 2025, Wahana Honda Komitmen Persiapkan Vokasi Untuk Dunia Kerja

“Semangat cinta dalam #Bear4Love adalah perwujudan dari dukungan yang ingin kami berikan. Kehadiran seni dalam penggalangan dana ini menjadi bentuk lain dari pelukan,” ungkap Caroline Djajadiningrat, Ketua Yayasan RMHC.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads