Massa Kembali Geruduk Bawaslu, Tuntut Usut Dugaan Kecurangan PSU Bengkulu Selatan

Massa Kembali Geruduk Bawaslu, Tuntut Usut Dugaan Kecurangan PSU Bengkulu Selatan

Ratusan massa pendukung kembali mendatangi Bawaslu Bengkulu Selatan pada Jum'at 25 April 2025.-dok disway-

"Inilah masyarakat Bengkulu Selatan batan ndak perhatian li La ketangkep La dijemput polisi mbibar malam ndak pencoblosan pagi li ni calon wakil bupati nomer urut 2," tulis akun tersebut.

BACA JUGA:Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Sopir Taksi Online Korban Curas dan Pembunuhan

BACA JUGA:Yayasan MBN Akhirnya Ngaku Belum Bayar Fee ke Mitra Dapur MBG, Minta Bertemu Untuk Selesaikan Masalah

"Hal ini kemudian membuat masyarakat percaya calon wakil dari 02 betul-betul sudah ditangkap polisi. Warga pun akhirnya ragu dan berakhir tidak memilih paslon nomor urut 2, ungkapnya.

Nedio mengatakan, dengan viralnya video tersebut mempengaruhi masyarakat agar tidak memilih Paslon 02.

Bahkan diduga video tersebut dibuat dan di sebarkan serta diviralkan oleh HP yang sama.

"Peristiwa ini merupakan kecurangan modus baru yang cukup sistematis yang dilakukan pada PSU kepala daerah Bengkulu Selatan," terangnya.

BACA JUGA:5 Tim E-sport Indonesia Akan Tampil di FFWS SEA 2025 Spring

BACA JUGA:Besi JPO di Jakarta Rawan Dicuri Maling, Rano: Sekarang Dipasang, Besok Dibongkar

"Hal ini persis seperti penangkapan mantan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang ditangkap KPK saat kembali mencalonkan diri pada Pilkada 2024 lalu, oleh sebab itu kami melaporkan hal tersebut ke Bawaslu Bengkulu Selatan," katanya.

"Dengan penyebaran isu tersebut sehingga masyarakat pun tidak memilih 02 dan bahkan enggan datang ke TPS untuk mencoblos. Hal ini sangat merugikan pihaknya dan merusak proses demokrasi," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads