Gubernur Pramono Beri Keringanan Pajak, Warga Berharap Ekonomi Jakarta Meningkat
Gubernur DKI Pramono Anung memberi keringanan pajak daerah, mulai dari Pajak Bumi Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPTHB) hingga Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)-disway.id/Cahyono-
BACA JUGA:Pramono Minta Kominfotik Telusuri Akun Media Sosial Penyebar Konten Tawuran
BACA JUGA:Sinergi TNI dan Pemkab Bogor, Serbuan Teritorial 2025 Resmi Ditutup di Desa Bojong Koneng
"Manfaat ekonomi politiknya sangat besar," kata Wijayanto kepada disway.id.
Wijayanto menilai, Gubernur Pramono berani mengambil kebijakan keringanan pajak melalui perhitungan matang, bukan semata-mata mengeluarkan kebijakan populer.
Jika dilihat, Jakarta menjadi salah satu daerah di Indonesia yang sudah mandiri secara fiskal.
Di mana Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jakarta sudah tidak lagi bergantung dari pungutan pajak.
Hal ini tidak terlalu berdampak pada penghasilan daerah.
"Hal seperti ini tidak bisa dilakukan oleh daerah lain yang potensi PAD-nya sangat terbatas," pungkasnya.
BACA JUGA:Kisah Hebat Lulusan Panti Sosial di Jakarta, dari Anak Jalanan Jadi Juara di Guangzhou
Warga Berharap Ekonomi Jakarta Membaik
Menanggapi Keputusan Gubernur DKI Pramono Anung tentang relaksasi pajak daerah, Syahrul Munir (42), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan menilai keputusan tersebut sangat tepat di saat yang tepat.
Pria yang bekerja sebagai pengendara ojol sejak dua tahun lalu itu mengungkapkan, dengan pengurangan pajak PKB dan BBNKB akan meringankan dirinya ketika ingin ganti sepeda motor.
"Saya malas beli motor baru karena berat cicilanya. Ini motor yang saya pakai juga udah tua, usia 10 tahun, rewel terus. Saya niat mau beli motor seken buat ganti, mumpung tabungan udah cukup. Kalau pajak PKB dan BBNKB dikurangi alhamdulilah, saya jadi bisa cepat beli motor. Penghasilan bisa nambah karena nanti kan abis beli motor gak mikirin iuran per bulan karena belinya tunai," jelas ayah dua anak asal Cimahi Jawa Barat ini.
Hal senada disampaikan Bambang Budi Rahmadi (38), pemilik usaha kuliner ayam goreng di Kemang, Jakarta Selatan.
BACA JUGA:Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini Jumat 26 September 2025, Cerah Seharian!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: