Tak Ada Kenaikan Cukai Rokok, Menkeu Purbaya Fokus Jaga Industri & Tenaga Kerja
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mematuhi aturan penggunaan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan tidak menyalahgunakannya untuk membeli dolar Amerika Serikat (AS).-Disway/Anisha Aprilia -
JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespon kritikan masyarakat buntut keputusannya untuk tidak menaikkan cukai hasil tembakau.
Ia mengaku tak masalah dengan kritikan tersebut. Sebab, kata dia, setiap kebijakan pasti menuai pro dan kontra.
BACA JUGA:Waspada! Kanker Payudara Tak Melulu Ditandai dengan Benjolan, Ini Kata Ahli Radiologi MRCCC
BACA JUGA:Pakai AI, Skrining Kanker Payudara dengan Mammogram Kini Cuma 5 Detik
"Nggak apa-apa, bunganya wangi kok. Jadi gini setiap kebijakan kan ada pro kontra ada yg suka dan tidak suka," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 30 September 2025.
Ia pun menjelaskan, keputusan tidak menaikkan cukai rokok ia ambil agar tidak mematikan industri rokok.
"Kan saya sudah hitung alasannya, kenapa, karena saya enggak mau industri kita mati, terus dibiarkan yang ilegal hidup. Enggak naik kan sudah syukur, harusnya mereka (industri) minta turun. Dia enggak minta turun sih. Mereka bilang enggak usah naik sudah cukup, sambil dijaga market di sini," ujar Purbaya.
BACA JUGA:Program Magang Berbayar Resmi Dimulai 15 Oktober, Peserta Diminta Buat Rekening Himbara
BACA JUGA:Pengelolaan Sampah Lewat Teknologi Waste-to-Energy Bisa Jadi Solusi Atasi Banjir
Ia menilai kenaikan cukai tidak serta-merta menurunkan jumlah perokok aktif secara signifikan. Di sisi lain, menurutnya, belum ada program atau sektor lain yang mampu menyediakan lapangan kerja sebesar industri rokok.
"Intinya, saya belum lihat ada program bertahap yg ciptakan lapangan kerja yang gantikan orang di industri rokok kalau itu tutup semua. Dia design aja kebijakannya kalau mau nanti saya ikutin, kalau bagus," tandas Purbaya.
Ia menekankan bahwa masyarakat juga butuh penghidupan. Menurutnya, industri rokok menjadi salah satu mata pencaharian banyak orang di Indonesia.
BACA JUGA:Sistem All Indonesia Berlaku Besok, Imigrasi Soekarno Hatta Siapkan Langkah Strategis
BACA JUGA:Wamenhaj Ungkap Skema Antrean Haji yang Baru, Masa Tunggu Lebih Pendek
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: