Rosan Roeslani Ungkap Alasan Pergantian Direksi Garuda Indonesia
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan alasan pergantian sejumlah direksi PT Garuda Indonesia termasuk Direktur Utama (Dirut) -disway.id/Anisha Aprilia -
JAKARTA, DISWAY.ID -- Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan alasan di balik pergantian sejumlah direksi di PT Garuda Indonesia, termasuk posisi Direktur Utama (Dirut).
Menurut Rosan, langkah ini merupakan upaya strategis untuk memperbaiki kondisi perusahaan, terutama dari sisi keuangan.
Rosan menekankan bahwa perubahan manajemen kunci ini harus dilihat secara menyeluruh.
BACA JUGA:Presiden Prabowo: WNA Kini Bisa Pimpin BUMN, Kalian Bisa Cari Otak-otak Terbaik!
BACA JUGA:Prabowo Guyon di Forum Forbes: Lulusan Oxford dan Harvard, Saya Juga Pernah, ke Toko Bukunya
Danantara sendiri telah menyiapkan rencana jangka panjang untuk memulihkan Garuda Indonesia, dimulai dengan penyuntikan dana sebesar US$405 juta.
“Garuda sebenarnya sudah beberapa kali mendapat suntikan modal untuk perbaikan, namun hasilnya belum maksimal. Kini kami ingin memastikan proses pemulihan berjalan optimal dengan manajemen yang memiliki tujuan dan rencana yang jelas,” ujar Rosan Roeslani usai menghadiri dialog bersama Chairman Forbes Media, Steve Forbes, dalam forum Forbes Global CEO Conference 2025 di St. Regis, Rabu 15 Oktober 2025.
"Jadi kalau dilihat di dalam tim itu memang ada pergantian Dirut, tapi ada juga dua orang expat yang masuk di dalam manajemen," sambungnya.
Dia menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah melakukan evaluasi terhadap kinerja perseroan selama setahun terakhir, bekerja sama dengan penasihat (advisor) khusus di sektor aviasi.
BACA JUGA:Prabowo Buka-Bukaan di Forbes: Ada 1.000 Tambang Ilegal dan 5 Juta Hektare Sawit Langgar Hukum!
“Setelah kami melakukan analisa menyeluruh, dibantu juga dengan advisor khusus penerbangan, ini sudah berjalan kurang lebih sebetulnya hampir setahun. Sesuai dengan evaluasi yang sudah setahun lebih ini ya kami melakukan penguatan dari segi manajemennya,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menyatakan pemerintah memang menginginkan agar posisi kepemimpinan di BUMN, termasuk Garuda, diisi oleh figur yang memiliki kapasitas dan pengalaman berskala internasional.
“Kita tadi keinginan Bapak (Presiden) memang kita ingin ada pemimpin yang ada di BUMN-BUMN itu yang memang berskala internasional,” kata Pandu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: