Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Ancaman, Bayer Siapkan Suplemen MMS dengan 15 Formula

Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Ancaman, Bayer Siapkan Suplemen MMS dengan 15 Formula

Bayer, perusahaan global berbasis sains yang berinovasi di bidang kesehatan dan pertanian, hari ini meresmikan peningkatan fasilitas manufaktur, termasuk untuk memproduksi Multiple Micronutrient Supplement (MMS) --Bayer

Peningkatan manufaktur, termasuk untuk memproduksi MMS merupakan bentuk kesiapan Bayer dalam memperkuat ekosistem kesehatan nasional menuju Indonesia Emas 2045. MMS yang diproduksi di Pabrik Bayer Consumer Health Cimanggis sesuai dengan standar formulasi UNIMMAP, yang mengandung 15 vitamin dan mineral esensial bagi ibu hamil. 

“Bayer menginvestasikan 1.4 juta euro atau setara 26 miliar Rupiah untuk mengoptimalkan output produksi hingga 20 persen. Kini, kapasitas produksi Pabrik Bayer Consumer Health Cimanggis mencapai 2,4 miliar tablet per tahun untuk kebutuhan domestik maupun global. Khusus untuk MMS, Pabrik Bayer Consumer Health Cimanggis mampu memproduksi hingga 1.2 miliar tablet per tahun dalam kemasan botol dan blister,” jelas Priscilla Silvan Prarizta, Head of Bayer Supply Center Consumer Health Cimanggis.

BACA JUGA:Daewoong Pharmaceutical Kantongi Izin Edar Obat Diabetes Baru Enavogliflozin di Indonesia dari BPOM

Ia menambahkan Investasi untuk pengembangan fasilitas produksi MMS ini diharapkan dapat mendukung upaya Pemerintah dalam menurunkan stunting melalui penyediaan suplementasi mikronutrien berkualitas tinggi dan aman bagi ibu hamil, sekaligus memastikan akses yang lebih luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Formula yang disebutkan beragam dari mulai zat besi hingga asam folat seperti Tablet Tambah Darah. Sebab salah satu masalah yang dihadapi ibu hamil di Indonesia adalah anemia. 

BACA JUGA:Darurat Fatherless, Program GEMAR Obat Bagi Psikologis Anak

Fasilitas R&D Bayer

Pabrik Bayer Consumer Health Cimanggis merupakan salah satu manufaktur Consumer Health Bayer di kawasan Asia-Pasifik, yang memasok produk untuk pasar domestik maupun berbagai negara di Asia, Australia, Afrika, Eropa, dan Amerika. Seluruh operasional dijalankan oleh tenaga profesional Indonesia yang bekerja sesuai standar kualitas dan keselamatan global Bayer.

Selain peningkatan lini manufaktur, pabrik Bayer Consumer Health Cimanggis juga melakukan penguatan pusat Riset dan Pengembangan (R&D).

BACA JUGA:Keren! Ajaib Kripto Dinobatkan Platform Kripto Berintegritas Terbaik oleh PPATK

Fasilitas R&D ini tidak mengembangkan obat atau molekul baru, melainkan berfokus pada peningkatan kualitas produk dan optimalisasi formulasi, termasuk pengembangan formulasi, metode analisis, serta studi stabilitas pada berbagai zona iklim.

“Penguatan kapabilitas R&D di pabrik Bayer Consumer Health Cimanggis melalui investasi sebesar 3,6 juta euro ditujukan untuk memastikan produk tetap aman, efektif, dan stabil di berbagai kondisi iklim, sekaligus terhubung secara penuh dengan jejaring R&D global Bayer. Peran R&D di Indonesia ini dirancang untuk mendukung kebutuhan pasar domestik serta memperkuat rantai pasok global,” ujar Jerry Meisel, Bayer VP Global Technical Excellence and R&D Operations.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads