Jelang Ramadan 1447 H Pasokan Daging Sapi Tak Stabil dan Harga Naik? Ini Cerita Peternak Langsung dari Kandang

Jelang Ramadan 1447 H Pasokan Daging Sapi Tak Stabil dan Harga Naik? Ini Cerita Peternak Langsung dari Kandang

Menjelang bulan Ramadan, kenaikan harga daging sapi tidak dibarengi dengan ketersediaan barang, membuat konsumen dan pedagang sama-sama mengeluh-disway.id/Candra Pratama-

BACA JUGA:Teka-Teki UMP 2026, Pekerja Berharap Naik: Kebutuhan Makin Mahal!

BACA JUGA:Candu Game Online Jadi Pelarian di antara Warnet dan Rumah, Saatnya Orangtua Mengambil Kendali

Aktivitas jual beli nyaris tak terlihat pagi itu.

Sesekali, Imron melempar keluhan kepada sesama pedagang yang masih bertahan membuka lapak.

Menurut Imron, kondisi tersebut sudah berlangsung sekitar sepekan terakhir. 

Dari total delapan pedagang daging sapi yang biasanya beroperasi di Pasar Gondangdia, kini hanya tersisa sekitar tiga lapak yang masih buka.

“Biasanya penuh, ada delapan lapak. Sekarang paling cuma dua atau tiga yang buka,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, seluruh pedagang daging sapi di pasar tersebut sempat melakukan aksi mogok berjualan selama tiga hari, tepatnya pada 22–24 Januari 2026. 

BACA JUGA:Ketika Gamers Memohon, Free Fire dan Roblox Jangan Dijadikan Kambing Hitam Pemicu Kekerasan

BACA JUGA:Game Online, Racun Jejak Digital, dan Ledakan SMAN 72: Sinyal Bahaya dari Dunia Maya

Aksi itu merupakan bentuk protes terhadap lonjakan harga daging sapi yang awalnya berada di kisaran Rp90 ribu per kilogram, lalu melonjak tajam hingga Rp130 ribu per kilogram.

Namun, harapan agar harga kembali turun usai mogok berjualan justru berbalik arah. 

Harga daging sapi kembali naik sekitar Rp20 ribu per kilogram dan kini berada di rentang Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram.

“Waktu demo itu harganya Rp130 ribu. Sekarang malah naik lagi, jadi Rp140 ribu sampai Rp150 ribu,” kata Imron.

Ironisnya, Imron menyebut ketersediaan stok daging sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) Cawang sebenarnya masih tergolong normal. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads