Pemkot Bekasi Pastikan Balita Korban Pelecehan dapat Pendampingan Khusus

Pemkot Bekasi Pastikan Balita Korban Pelecehan dapat Pendampingan Khusus

Ilustrasi. Pemkot Bekasi turun tangan beri pendampingan khusus kepada balita dan keluarga korban pelecehan di Bekasi.-Tangkapan layar-

"Awalnya saya kira anak saya nangis terus karena pampersnya penuh. Saya ganti, tapi masih nangis juga. Saya pikir mungkin ukurannya kekeculan, akhirnya saya ganti dari ukuran L ke XL, tapi tetap nangis," jelas FS di Bekasi pada Kamis, 5 Maret 2026.

Kecurigaan itu semakin jelas saat sang buah merintih kesakitan ketika buag air kecil.

Tidak hanya itu, terikan A pun semakin keras ketika bagian alt vitalnya disentuh saat dimandikan.

"Kalau dia seprti kesakitan. Kalau dimandikan dan tersetuh dibagian kelaminnya. dia nangis. Malam itu juga sempat dan meringis terus," paparnya.

BACA JUGA:Pramono Perintahkan Satpol PP 'Sikat' Stiker QR Judi Online di Fasilitas Umum

Tak tega dengan keadaan yang dialami A, FS pun segera membawanya kepuskesmas untuk dilakukan pemeriksaan.

Saat dilakuka pemeriksaan barulah ditemukan keanehan pada alt vital korban yang tidak wajar. Untuk itu, bidan yang melakukan pemeriksaan menyarankan FS untuk melakukan pelaporan sampai visum ke polisi.

Kejadian ini pun kemudian dilaporkan ke piha berwajib dengan Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/B/3287/XII/2025/SPKT/PolresMetroBekasiKota/PoldaMetroJakarta tertanggal 24 Desember 2025.

"Pada hari yang sama, vidym langsng dilakukan ke anak saya. Hasil visum baru diterima sekitar tiga bulan kemudain, hasilnya katanya ada benda tumpul masuk ke kemaluan anak saya," ungkap FS.

Ia pun berharap agar pihak kepolisian segera melakukan tindakan terhadap pelaku, supaya tidak terjadi hal yang berulang.

"Saya cuma berharap pelaku sehera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku," harapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads