Operasi Ketupat 2026 Fokus 5 Klaster, Kecelakaan Turun 24 Persen dan Arus Mudik Terkendali
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa lima klaster tersebut mencakup jalan arteri, jalan tol, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta lokasi wisata yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Lebaran-disway.id/Rafi Adhi Pratama-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Operasi Ketupat 2026 difokuskan pada pengamanan lima klaster utama guna memastikan arus mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman dan lancar.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa lima klaster tersebut mencakup jalan arteri, jalan tol, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta lokasi wisata yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Lebaran.
“Operasi Ketupat ini ada lima klaster yang harus diamankan, mulai dari jalan arteri, tol, pelabuhan, tempat ibadah hingga tempat wisata,” ujarnya, Jumat, 20 Maret 2026.
BACA JUGA:Kemdiktisaintek Fokus Cetak Talenta Unggul demi Wujudkan SDM unggul
BACA JUGA:THR Belum Cair Juga Sampai Sekarang? Posko Pengaduan Kemnaker Masih Standby Terima Laporan
Ia menegaskan, Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mengutamakan keselamatan masyarakat.
Tujuannya adalah memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan saat berkumpul bersama keluarga.
“Yang paling penting adalah aman dan selamat. Kita ingin setiap perjalanan itu membawa kebahagiaan dan kembali dengan selamat,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, tidak ditemukan kejadian menonjol selama pelaksanaan operasi. Bahkan, angka kecelakaan lalu lintas menunjukkan penurunan.
Korlantas Polri mencatat, angka kecelakaan turun sebesar 3,12 persen.
BACA JUGA:Sistem Kelistrikan PLN Sumatera Utara Andal, Siap Layani Periode Idul Fitri 2026
BACA JUGA:SPPG yang Mencemari Area Masjid di Bogor Disuspend
Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan mengalami penurunan signifikan hingga 24,68 persen dibandingkan tahun 2025.
Menurut Agus, capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama seluruh petugas di lapangan, termasuk optimalisasi pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: