Tim Siber Polri Laporkan Temuan Baru Kasus Tewasnya Brigadir J ke Komnas HAM, Hasilnya Mengejutkan

Tim Siber Polri Laporkan Temuan Baru Kasus Tewasnya Brigadir J ke Komnas HAM, Hasilnya Mengejutkan

Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J) kematiannya mulai menemui titik terang.-Foto: Dok/Ilustrasi: Syaiful Amri-disway.id

JAKARTA, DISWAY.ID - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengaku telah menerima laporan dari tim siber Polri yang melakukan pemeriksaan sejumlah handphone (HP) terkait tewasnya Brigadir J. 

Ketua Komisioner Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menyebut, dari hasil pemeriksaan sejumlah handphone terdapat indikasi upaya mengaburkan peristiwa. 

"Saya tadi katakan upaya-upaya mengaburkan pristiwa ada indikasi itu, tapi kita belum berani menyimpulkan," kata Taufan saat dikonfirmasi, dikutip Sabtu 6 Agustus 2022. 

BACA JUGA:Pengakuan Krishna Murti yang Jabatannya Tersalip Ferdy Sambo

Meski begitu, Taufan enggan memastikan upaya mengaburkan peristiwa itu terlihat dari isi percakapan di aplikasi pesan singkat. 

"Kami berencana melakukan pemeriksaan ulang secara internal," ujarnya. 

Selain itu, Komnas HAM berjanji akan mengungkap secara transparan informasi terkait kasus polisi tembak polisi melalui isi HP tersebut.

"Akan periksa di internal kita sendiri dengan memanggil ahli internal kita untuk menguji itu semua," imbuhnya.

BACA JUGA:Dugaan Baru! Komnas HAM Curiga Jika Penembak Brigadir J Bukan Bharada E, Lantas Siapa?

Komnas HAM Curiga Penembak Brigadir J Bukan Bharada E

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas Ham) menduga, pelaku penembakan Brigadir J bukanlah Bharada E. 

Ketua Komisioner Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, penetapan tersangka Bharada E dilakukan karena pengakuannya sendiri.

"Makanya begini dalam penyelidikan itu kalau kita dapat informasi belum lengkap, kita enggak bisa menyimpulkan final," ungkapnya.

BACA JUGA:Pengemudi Terios yang Tabrak Polisi Pakai Plat RFH Palsu

Sumber: