Video Diduga Sel Mewah Ferdy Sambo Berfasilitas Lengkap Bikin Geger, Polri Buat Pernyataan Telak

Video Diduga Sel Mewah Ferdy Sambo Berfasilitas Lengkap Bikin Geger, Polri Buat Pernyataan Telak

Isu Sel Mewah Ferdy Sambo Pakai Fasilitas Lengkap Mencuat--Tangkapan layar/@divisihumaspolri

“Jangan mudah percaya dengan pemberitaan atau informasi yang belum jelas kebenarannya,” jelasnya.

Nasib Ferdy Sambo usai dipecat dari Polri

Kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi oleh Ferdy Sambo masih ditunggu-tunggu banyak publik

Terbaru, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengabarkan kabar terbaru soal perkembangan kasus esk Kadiv Propam Polri itu.

Seperti diketahui, Ferdy Sambo resmi telah dipecat dari Polri usai banding sidang Kode Etik Profesi Polri (KEPP) lalu ditolak.

BACA JUGA:Pelatih Curacao Sindir Kompetisi Indonesia Usai Pratama Arhan Cs Menang, Kinerja Wasit Ikut 'Disenggol'

Kini Ferdy Sambo bersama keempat tersangka lainnya, Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal (Bripka RR), Bharada Richard Eliezer (Bharada E) dan Kuat Ma'ruf, tinggal memasuki babak baru.

Babak baru tersebut ialah giliran Kejaksaan Agung (Kejagung) yang akan mengadili kelima tersangka kasus pembunuhan berencana tersebut di pengadilan.

Berdasarkan informasi terbaru terkait kasus Ferdy Sambo, Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan hal penting.

Hal penting ini berkaitan dengan berkas-berkas perkara para tersangka yang saat ini tengah ditangani oleh Kejagung.

Irjen Dedi mengatakan, Kejagung dan penyidik Bareskrim Polri secara intens berkomunikasi untuk penyelesaian berkas perkara Ferdy Sambo Cs.

BACA JUGA:Jelang PSS Sleman Vs Persita: Ramiro Fergonzi Cedera, Kabar Buruk Bagi Pendekar Cisadane

"Saya dengar hari libur pun mereka bekerja berkomunikasi secara intens dengan penyidik," kata Irjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Jumat 23 September 2022 malam.

Dedi mengapresiasi pihak Kejagung yang kabarnya terus maraton melengkapi semua berkas para tersangka.

"Penghargaan kepada rekan-rekan Kejaksaan Agung, khususnya Jaksa yang ditunjuk untuk meneliti berkas perkara," jelas Dedi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: