Identitas Wanita Rumah Bangka yang Dimaksud Bharada E Tidak Diketahui Kuasa Hukum Brigadir J, Apakah Si Cantik?

Identitas Wanita Rumah Bangka yang Dimaksud Bharada E Tidak Diketahui Kuasa Hukum Brigadir J, Apakah Si Cantik?

Bharada E ungkap peristiwa saat Brigadir J akan membantu Putri Candrawathi untuk dipindahkan ke lantai 2 di rumah Magelang--

JAKARTA, DISWAY. ID - Kuasa hukum keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Martin Lukas Simanjutak menyebutkan bahwa dirinya tidak mengetahui identitas wanita menangis yang dimaksud oleh Bharada E atau Richard Eliezer dalam pernyataanya. 

"Kita tahu peristiwa itu tapi kita engga tahu itu siapa, sudah kita sampaikan dari dulu bahwa hubungan Ferdy Sambo dengan istrinya ini tidak harmonis," ujar Martin Lukas Simanjutak saat ditemui media di Markas Besar (Mabes) Polri, Kamis, 1 Desember 2022.  

Diketahui sebelumnya, dalam persidangan perkara pembunuhan berencana, terdakwa Richard Eliezer hadir sebagai saksi dan mengungkapkan sosok wanita rumah Bangka.

BACA JUGA:Petinju Meksiko Minta Maaf ke Messi Setelah Berikan Ancaman: ‘Saya Terbawa Suasana’

BACA JUGA: Anak Tega Laporkan Ibu Karena Tak Terima Dimarahi Pacaran Melewati Batas

Dalam kesaksiannya tersebut, Bharada E mengaku tepatnya satu bulan sebelum kejadian pembunuhan tersebut, dirinya sempat melihat wanita menangis di rumah Bangka. 

Saat itu, wanita yang tidak ketahui identitasnya itu keluar dari rumah di Bangka XI A, Mampang, Jakarta Selatan dengan kondisi menangis. 

Ketika Richard melihat wanita menagis di rumah Bangka tersebut, ia segera menghampiri wanita itu untuk menanyakan keadaannya. 

BACA JUGA:Waspada! Begini Cara Mengenal Ciri dan Mengobati Racun Sianida

BACA JUGA:Ditantang Canelo Alvarez, Lionel Messi: Saya Tidak Perlu Meminta Maaf!

Namun, saat mendekatinya, wanita tersebut langsung mengatakan bahwa dirinya sedang mencari sopir. 

"Ada orang keluar dari rumah, saya bilang 'Fon ada orang keluar itu. Ada perempuan, saya gak kenal, nangis dia. Saya tanya-tanya ini siapa. Saya lihat ke dalam," kata Richard di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 30 November 2022.

"Perempuan itu bilang cari driver dia, saya lari ke samping, saya panggil drivernya, perempuan itu naik baru pulang. Semenjak kejadian itu pak FS sudah lebih sering di Saguling," kata Richard. 

BACA JUGA:Cuci Mobil Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di Nyuci Ngebut Armol All, Mobil Bersih Kantong Tebal

Sumber: