Pinjol, Pedang Bermata Dua: Dari Solusi Instan ke Jerat Utang Tanpa Akhir
Kemudahan memperoleh pinjaman uang melalui aplikasi pinjaman online (pinjol) membuat banyak orang terlena-Pixabay-
Hingga akhirnya, tak ada lagi pinjaman baru yang bisa menolong.
“Di situ saya menyerah,” ujarnya singkat.
BACA JUGA:Membongkar Mafia Thrifting: 2 Modus Besar Penyelundupan Lewat Jalur Tikus hingga Manipulasi Dokumen
Bagi Bintang, dampak pinjol tak hanya soal uang. Hubungan keluarga merenggang, stigma sosial melekat, dan tekanan mental terus menghantui.
“Hubungan keluarga makin jauh. Lingkungan memandang negatif,” tutupnya.
Lingkaran Setan di Balik Meja Kantor: Ketika Gengsi Menjerat Pekerja Kantoran
Di balik gedung-gedung kaca Jakarta, tersimpan rahasia yang jarang dibicarakan: fenomena “gaji numpang lewat”.
Tiga pekerja kantoran di kawasan Sudirman mengungkap realitas pahit hidup dalam bayang-bayang utang digital demi menjaga citra sosial.
Standar Pergaulan Mahal
Bagi Rian (27), tekanan terbesar bukan berasal dari target kerja, melainkan lingkungan sosial.
BACA JUGA:Bukti MBG Jadi Multiplier Effect: Polri Bergerak, SOP Ditingkatkan, Limbah pun Berguna!
BACA JUGA:Mengawal MBG dari Hulu ke Hilir: Pengawasan Dapur Diperketat, Gizi Terjaga, Anak-anak Sehat!
“Kalau teman pakai iPhone terbaru atau sepatu branded, rasanya saya nggak level kalau nggak ikut,” ujarnya.
Pinjaman menjadi tiket agar tetap dianggap setara.
Gaji Datang untuk Pergi
Maya (30) menyebut hari gajian justru jadi momen paling menegangkan.
“Pernah gaji langsung nol di hari pertama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: