Arus Mudik 2026: Jasa Marga Catat 500 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Menuju Tol Trans Jawa
Vice President Corporate Secretary & Legal PT. Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo-disway.id/Candra Pratama-
Jasa Marga sebelumnya pernah bilang bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18-19 Maret 2026.
Di saat rekayasa lalu lintas satu arah (one way), puluhan gardu yang dioperasikan saat arus mudik itu termasuk juga GT Cikatama arah Jakarta.
"Dilakukannya one way, kami sudah mengoperasikan 22 gardu yang menerima pengguna jalan dari barat menuju timur Trans Jawa," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT. Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo.
BACA JUGA:Jakarta Panas 35,6 Derajat! Dinkes Ingatkan Ancaman 'Heat Stroke' Jelang Lebaran 2026
BACA JUGA:Michael Bambang Hartono, Bos Grup Djarum Meninggal di Singapura, Berusia 86 Tahun
Pihaknya juga telah mempersiapkan segala hal untuk mencegah ataupun mengurai kemacetan.
Sehingga pemudik bisa aman dan lancar sampai ke tempat tujuan.
"Pertama sudah kami persiapkan adalah layanan transaksi dari sisi gardu di Cikampek Utama yang merupakan barrier pertama yang ditemui pengguna jalan," ujarnya di GT Cikampek, Selasa, 17 Maret 2026.
"Yang kedua, rekayasa lalu lintas, di mana nantinya akan dilakukan one way nasional yaitu dari kilometer 70, seluruh petugas sudah dipersiapkan," sambungnya.
Tak hanya itu, Jasa Marga juga menyiapkan layanan rest area. Mereka telah berkooedinasi dengan seluruh mitra untuk dapat melayani pengguna jalan.
BACA JUGA:Sikat Begal Celurit Hingga 'Mata Elang' Gadungan, Kapolrestro Tangerang: Tak Ada Ruang Bagi Kriminal
BACA JUGA:DPR Bentuk Panja Kasus Andrie Yunus, Wamen HAM: Semoga Semuanya Jadi Terang Benderang!
"Baik dari dua sisi maupun nantinya kalau ada one way, maka akan disesuaikan dengan rekayasa lalu lintas di dalam rest area-nya. Jadi semuanya sudah kami antisipasi," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: