Nestapa Warga Bantaran Rel Senen: Tak Dapat Bansos, KJP Anak Pun Diputus

Nestapa Warga Bantaran Rel Senen: Tak Dapat Bansos, KJP Anak Pun Diputus

Chono warga bantaran rel kereta Senen, Jakarta Pusat mengaku belem pernah mendapatkan bansos dari pemerintah.-Cahyono-

"Sekarang anak SMP kelas dua. Dari kelas 5 SD sudah diputus KJP-nya. Bansos juga gak pernah dapet padahal kita KTP Jakarta," kata Chono sambil tersenyum.

Chono mengaku dirinya tinggal sendiri di dalam bedeng bantaran rel. Anak bungsunya tinggal di rumah kontrakan bersama sang istri yang setiap hari berjualan kue di Pasar Gaplok.

Chono menyambut baik rencana relokasi ke Rusun seperti yang dijanjikan Presiden Prabowo Subianto saat blusukan ke bantaran rel Senen pada Kamis, 26 Maret 2026.

BACA JUGA:DPRD Desak Pemprov DKI Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Usai Didatangi Prabowo

Namun pria asal Subang, Jawa Barat yang sudah 30 tahun tinggal di bantaran rel meminta agar harga sewa Rusun disesuaikan dengan kemampuannya.

"Kemampuan kita di bawah Rp500 ribu sebulan," ucapnya.

Pasalnya penghasilan Chono dari memulung hanya cukup untuk makan sehari-hari. 

Sementara penghasilan istri dari berjualan kue habis untuk membayar kontrakan rumah dan kebutuhan anak sekolah.

"Penghasilan kami minim. Kalau lagi sehari ngebut ya Rp100 ribu dapet cuma kan belum makan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait