Said Didu Apresiasi Pemerintah Bongkar Pagar Laut di Tanjung Pasir: di Balik itu Masih Banyak Sekali Kasusnya!

Aktivis Said Didu mengapresiasi langkah pemerintah membongkar pagar laut Tangerang dan minta segera selesaikan permasalahan lain yang mengancam rakyat pesisir Tangerang-Disway.id/Candra Pratama-
TANGERANG, DISWAY.ID -- Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu mengapresiasi ketegasan Pemerintah dalam upaya membongkar pagar laut di wilayah pesisir utara Tangerang.
Dia berharap, tindakan tegas yang dilakukan saat ini menjadi pembuka dalam membongkar pelanggaran yang terjadi selama ini di wilayah Pantura Tangerang.
BACA JUGA:TNI AL Targetkan Pembongkaran Pagar Laut Tangerang Sepanjang 5 Km, Mungkinkah?
BACA JUGA:Ombudsman RI: Pagar Laut Sebabkan Nelayan Merugi hingga Rp9 Miliar
"Hari ini hanya membuka kotak pandora, dibalik itu masih sangat berat pelanggaran yang bisa terulang. Pagar laut ini hanya simbol negara hadir, tapi dibaliknya ini masih banyak sekali kasusnya," ungkapnya di Tanjung Pasir, Rabu, 22 Januari 2025.
Dalam pembongkaran yang dilaksanakan bersama ratusan nelayan, personel TNI AL dan Kementerian Kelautan dan Perikanan itu juga nampak beberapa tokoh.
Diantaranya merupakab beberapa anggota Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, Daniel Johan dan beberapa aktivis lingkungan.
Said menegaskan bahwa pernyataannya yang sempat disampaikan di beberapa media sosial hingga dilaporkan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Tangerang, ke Polres Kota Tangerang menjadi harapan yang terang bagi masyarakat Pantura dan seluruh rakyat Indonesia.
BACA JUGA:Kelompok Nelayan yang Ngaku Memasang Pagar Laut Telah Dipanggil KKP
"Saya fikir ada harapan, karena hampir semua (orang) dulu apa yang saya sampaikan adalah hoax, tapi saya paham betul bahwa ini ada masalah besar," jelasnya.
"Saya duga ini perampokan aset negara yang dilakukan bekerjasama secara hukum bahwa kejadian pagar laut ini memanfaatkan PP 18 tahun 2021 yang ditandatangani pak Jokowi," sambungnya.
Dalam pembongkaran pagar laut di pantai Tanjung Pasir itu, diterjunkan sekitar 1.500 personel gabungan yang terdiri dari unsur Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan TNI Angkatan Laut.
Direktur Jendral PSDKP KKP, Pung Nugroho Saksono menegaskan bahwa pembongkaran laut yang dilakukan bersama saat ini merupakan komitmen kekompakkan aparat peemerintah dak rakyat dalam menjaga kedaulatan laut.
BACA JUGA:Pembongkaran Pagar Laut Tangerang Ditarik Pakai Tali Kapal Hingga Ranpur
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: