Naik Haji di Usia 18 Tahun, Lina Tunaikan Wasiat Ayah dan Doakan Cita-cita Jadi Polwan

Naik Haji di Usia 18 Tahun, Lina Tunaikan Wasiat Ayah dan Doakan Cita-cita Jadi Polwan

Lina dan ibunya, Husnul Khotimah, berpelukan dan menangis haru saat di jumpai di salah satu hotel di Makkah.-Mohamad Nur Khotib/Media Center Haji 2025-

MAKKAH, DISWAY- Pelukan hangat Zahrotun Ulin Nasroh kepada ibundanya, Husnul Khotimah, di sebuah sudut Hotel 217 Makkah menjadi simbol dari cinta, kerinduan, dan amanah yang dibawa dari tanah air. 

Gadis 18 tahun asal Gabus, Pati, Jawa Tengah, itu bukan sekadar menunaikan rukun Islam kelima. Dia memanggul janji dan harapan dari seorang ayah yang telah berpulang.

Lina—begitu ia akrab disapa—menjadi salah satu jamaah haji termuda Indonesia tahun ini. Keberangkatannya bukan semata hasil antrean panjang biasa. 

BACA JUGA:Siskohat Jadi Tulang Punggung Operasi Haji hingga Simpan Data Jamaah dalam Daftar Tunggu

Ada kisah tentang wasiat, pengorbanan, dan keyakinan di balik langkah kakinya menuju Tanah Suci.

"Bapak kan ada sakit gagal ginjal udah kepikiran nggak bisa berangkat haji terus bapak bilang kalau menggantikan haji," ucap Lina lirih, mengenang pesan terakhir ayahnya di sela perjuangannya melawan sakit.

BACA JUGA:Pesan Menag untuk Petugas Haji: Jadi Pelayan Tamu Allah dengan Niat Tulus dan Semangat Tanpa Putus

Ayahnya, Subkhi, mendaftarkan haji bersama sang istri sejak 2012. Namun takdir berkata lain. Enam tahun bertarung dengan gagal ginjal, akhirnya pada 2020, Subkhi mengembuskan napas terakhir setelah sempat dirawat intensif selama seminggu di ICU.

“Waktu itu ayahnya berpesan kepada saya, agar porsi hajinya dilimpahkan ke Lina,” cerita Husnul. 

Meski sempat menolak—berharap sang suami akan pulih—pada akhirnya dia tahu bahwa ini adalah amanah yang harus ditunaikan.

BACA JUGA:Bayar Dam Haji Resmi, Ini Cara Lewat Adahi.org yang Diakui Pemerintah Saudi

Saat sang ayah wafat, Lina masih duduk di bangku kelas 1 MTs. Dia bahkan belum sepenuhnya paham apa itu ibadah haji. 

“Tentu saya merasa kaget, bingung dan bimbang bercampur takut mendapatkan wasiat seperti itu,” kata Lina.

Tahun 2021, Husnul mulai mengurus proses pelimpahan porsi haji. Butuh waktu sampai Lina cukup umur untuk bisa berangkat. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads