Setahun Prabowo–Gibran, ATR/BPN: 123 Juta Bidang Tanah Terdaftar, 3.000 Kasus Mafia Tanah Ditindak
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Wamen ATR/ BPN Ossy Dermawan di Jakarta, Senin 20 Oktober 2025.-Fajar Ilman-
Program Reforma Agraria juga menunjukkan hasil signifikan. Dalam setahun terakhir, redistribusi tanah mencapai 1,64 juta bidang dengan luas total 879.942 hektare, memberi manfaat langsung bagi 496 ribu kepala keluarga.
Selain itu, Kementerian ATR/BPN mencatat 278.689 bidang tanah wakaf telah didaftarkan — meningkat 16.600 bidang dibandingkan tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Setahun Pemerintahan, Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna Perdana di Istana Negara
Langkah ini memperkuat perlindungan aset sosial dan keagamaan, sekaligus mencegah klaim sepihak dari pihak tidak bertanggung jawab.
“Kami ingin rakyat kecil punya akses terhadap tanah dan kesempatan untuk maju. Reforma Agraria adalah cara konkret menata ulang struktur kepemilikan tanah agar lebih adil,” ujar Ossy.
Selain itu, selama satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran, Kementerian ATR/BPN menuntaskan 3.019 kasus pertanahan dan menindak 140 pelaku mafia tanah.
Upaya ini berhasil menyelamatkan 130,7 juta meter persegi tanah serta mencegah kerugian negara hingga Rp9,4 triliun.
“Satu tahun ini adalah fondasi. Kami membangun sistem, budaya kerja, dan tata kelola yang semakin berorientasi pada hasil dan pelayanan publik,” pungkas Ossy.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: