Rp15 Triliun Kerugian per Tahun akibat Dengue, KOBAR Dorong Nol Kematian 2030
Koalisi Bersama Lawan Dengue (KOBAR) mendorong penguatan pencegahan dini dan kolaborasi lintas sektor guna mengejar target nol kematian dengue pada 2030, sebagaimana disampaikan dalam Forum Regional Pencegahan dan Pengendalian Dengue ASEAN yang digelar d--istimewa
Pembaruan ini menitikberatkan pada empat strategi utama, yakni penguatan deteksi dan diagnosis dini kasus, peningkatan tata laksana klinis dan sistem rujukan, penguatan upaya pencegahan melalui pengendalian vektor, inovasi seperti Wolbachia dan Vaksinasi, serta komunikasi risiko, serta penguatan sistem informasi melalui surveilans terintegrasi dan peringatan dini kejadian luar biasa.
BACA JUGA:ASEAN Dengue Day 2024, Daerah Endemik Jadi Prioritas Vaksin DBD
Keempat strategi tersebut didukung oleh tata kelola dan pendanaan yang kuat, kemitraan lintas sektor, serta riset dan inovasi berkelanjutan.
Sejalan dengan pembaruan Rencana Aksi Nasional Pengendalian Dengue 2026–2029, Indonesia juga mendorong penguatan strategi regional penanggulangan dengue menuju Zero Deaths 2030 melalui kerja sama lintas negara di kawasan Asia Tenggara.
Strategi regional ini menitikberatkan pada penguatan kerangka kebijakan dan regulasi di tingkat kawasan, peningkatan kerja sama regional sepanjang siklus wabah, serta penguatan kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan peningkatan kapasitas antarnegara.
Upaya tersebut didukung dengan pengembangan agenda riset regional untuk mendorong inovasi pengendalian dengue dan arbovirus, penguatan sistem surveilans terintegrasi di Asia Tenggara, serta alokasi anggaran yang strategis dan berkelanjutan Perspektif regional turut disampaikan oleh Dr. Montien Kanasawat, Director-General of the Department of Disease Control (DDC), Thailand, yang menyoroti pentingnya pendekatan sistem kesehatan yang berfokus pada masyarakat dalam menghadapi dengue sebagai salah satu ancaman kesehatan utama di Asia Tenggara.
BACA JUGA:ASEAN Dengue Day, Tingkatkan Pencegahan Demam Berdarah dengan Cara ini
Ia menilai Forum Regional ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat upaya perlindungan kesehatan masyarakat melalui pembelajaran bersama dan kolaborasi lintas negara.
“Thailand menerapkan pendekatan sistem kesehatan yang berorientasi pada masyarakat, di mana dengue tetap menjadi salah satu ancaman yang kami hadapi secara berkelanjutan. Kami menyambut baik dan antusias berpartisipasi dalam Forum Regional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama KOBAR ini, sebagai kesempatan untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat upaya pencegahan dengue demi melindungi kesehatan masyarakat kami,” ujar Dr. Montien.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: