WHO: Cacar Monyet Tak Butuh Vaksin Massal

WHO: Cacar Monyet Tak Butuh Vaksin Massal

Penyakit cacar monyet yang saat ini menyebar di sejumlah negara-pixabay-

JAKARTA, DISWAY.ID - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan, wabah cacar monyet yang tengah menyebar di Afrika, Eropa, dan Amerika tidak memerlukan vaksinasi massal.

Ketua Tim Patogen Berisiko Tinggi Perwakilan WHO di Eropa, Richard Pebody mengatakan, cacar monyet bukan virus yang menyebar dengan sangat mudah, juga sejauh ini tidak menyebabkan gejala serius. 

Menurut WHO, langkah-langkah yang baik adalah menjaga kebersihan yang baik dan perilaku seksual yang aman dapat membantu mengendalikan dan mencegah penularan.

BACA JUGA:PUPR: Banjir Rob di Pantai Utara Paling Ekstrem dalam 5 Tahun Terakhir

Komentar WHO ini muncul ketika Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan, sedang dalam proses merilis beberapa dosis vaksin Jynneos untuk kasus cacar monyet.

Sementara itu, Inggris telah memberikan vaksinasi cacar monyet kepada beberapa petugas kesehatan.

WHO melaporkan sampai pada Sabtu 21 Mei 2022, sebanyak 92 kasus cacar monyet terkonfirmasi di negara-negara yang bukan wilayah endemi virus penyebab cacar monyet.

BACA JUGA:Harga Emas Antam 24 Mei 2022, Naik Rp 3.000 per Gram

Virus tersebut menyebar ke manusia lewat binatang. Virus ini juga menimbulkan gejala seperti cacar biasa.

"Jadi kita hanya melihat puncak gunung es," kata Pebody.

Pertama kali diidentifikasi pada monyet, penyakit ini biasanya menyebar melalui kontak dekat dan jarang. Wabah cacar monyet pertama menyebar di wilayah Afrika Barat.

 

Sumber: