Heboh Pernyataan Nusron Wahid soal Tanah Nganggur hingga Berujung Minta Maaf, Ini Awal Mulanya
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN), Nusron Wahid, meminta maaf atas pernyatanyaannya viral tentang kebijakan pemerintah yang akan mengambil alih tanah terlantar.--Candra Pratama
Meme dan cuitan di media sosial mempercepat penyebaran informasi yang keliru. Tagar seperti #TanahNganggur dan #NusronWahid sempat trending di platform X, memperbesar tekanan publik terhadap pernyataan tersebut.
Permintaan Maaf Nusron dan Komitmen ke Depan
Dalam konferensi pers, Nusron tidak hanya meminta maaf, tetapi juga berjanji untuk lebih berhati-hati dalam memilih kata.
BACA JUGA:Prabowo Resmikan Komando Daerah 3 Matra TNI
“Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada publik, kepada netizen, dan kepada masyarakat Indonesia atas sabqul lisan ini. Kami berkomitmen ke depan akan lebih hati-hati agar pesan kebijakan pemerintah tersampaikan dengan baik, jelas, dan tidak menyinggung pihak manapun,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa negara hanya berwenang mengatur hubungan hukum antara rakyat dan tanahnya, bukan mengambil alih kepemilikan tanah rakyat.
“Bukan berarti rakyat tidak memiliki tanah. Yang benar adalah negara mengatur hubungan hukum antara rakyat sebagai pemilik tanah dengan tanah itu sendiri,” jelas Nusron melalui akun Instagram resminya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: