Samuel Hutabarat Beberkan Kedatangan Brigjen Hendra Kurniawan, ‘Itu Namanya Mengintimindasi Kami’

Samuel Hutabarat Beberkan Kedatangan Brigjen Hendra Kurniawan, ‘Itu Namanya Mengintimindasi Kami’

Ayah brigadir J, Samuel Hutabarat beberkan kedatangan Brigjen Hendra Kurniawan saat jenazah Brigadir J baru sampai rumah.-Ist/jambi-independent -Jambi Independent

JAKARTA, DISWAY.ID – Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat beberkan kedatangan Brigjen Hendra Kurniawan saat jenazah Brigadir J baru sampai rumah.

Kedatangan Brigjen Hendra Kurniawan yang saat itu merupakan Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri Brigjen Hendra Kurniawan dengan rombongan sebagai utusan Ferdy Sambo.

Samuel mengungkapkan bahwa rombongan Hendra datang setelah magrib ke rumahnya.

“Tiba-tiba setelah pemakaman lepas magrib datang rombongan dan langsung masuk kedalam tanpa permisi, seperti teroros saja kami dibikin, sehingga membuat para keponakan dan anak-anak menjadi ketakutan,” terang Samuel.

BACA JUGA:Penderitaan Denise Chaerista Main Hati Bareng Suami Artis Sampai 'Nafsu' Terpuaskan: Gua Udah Bersumpah

BACA JUGA:Pemicu Denise Chaerista Lepaskan 'Rayuan' Suami Artis R Usai Dipuaskan 11 Ronde: Kita Sudah Maksiat

Samuel mengungkapkan bahwa saat rombongan Polisi tersebut juga sempat menutup gorden.

“Setelah itu datanglah pak Hendra, kedatangannya untuk menceritakan tentang kronologi terbunuhnya Brigadir J,” tambah J.

Masih dengan Samuel, Hendra mengungkapkan tentang cerita tentang pembunuhan Brigadir J seperti yang diterangkan oleh Kapolres Jaksel.

BACA JUGA:Robot Tesla Bakalan Diproduksi Jutaan Unit, Tiongkok: Bisa Dicuri Hacker

BACA JUGA:Beredar Kabar KIB Lakukan Pertemuan dengan PDIP, Ini Jawaban Ketum PAN Zulkifli Hasan

Saat terjadinya perbincangan tentan CCTV, ibu Brigadir J keluar dan mengungkapkan bahwa disekolah saja ada CCTV masa di rumah Kadivpropam tidak ada.

“Polisi yang berada di sebelah Hendra mengatakan agar ‘Ibu jangan memojokan Polisi’ dengan nada marah,” jelas Samuel.

“Saya bilang ke Polisi itu, kamu itu maunya kami dengar, kamu itu bilang kami memojokan Polisi, kamu itulah yang mengintimidasi,” terang Samuel.

Sumber: